January 16, 2009

17 bulan

Tanggal 15 Januari kemarin, Rafa berusia 17 bulan. Bener-bener ga kerasa deh... Sepertinya baru kemarin aku melahirkan dia, tapi sekarang Rafa dah bisa lari-lari, dah ga mau lagi makan di high chair, ga mau pake bib lagi kalau makan, ga mau minum air bening dari Mag Mag lagi-maunya dari botol minum Lock Lock punya Nininya atau botol minum punya Beenya.Sekarang giginya udah banyak, depan atas ada 6, depan bawah ada 4, samping bawah kiri dan kanan sepertinya ada masing-masing 2. Tapi Rafa masih makan Nasi Tim, dia belum mau makan nasi. Aku sih gapapa, karena sejak mulai belajar makan, dia selalu habis dan ga pernah susah kalau makan, sampai sekarang. Aku selalu percaya bahwa semua ada waktunya yang tepat untuk Rafa. Alhamdulillah sampai saat ini aku ga pernah membanding-bandingkan Rafa dengan bayi-bayi lain. Paling hanya sekedar untuk referensi aja. Rafa baru lancar banget berjalan umur 14 bulan. Aku ga khawatir meski waktu sebelum umur 12 bulan, dah banyak yang "ribut" kok Rafa belum jalan. Karena yang aku lihat setiap anak itu unik dan tidak sama. Pada saat itu banyak kelebihan lain yang Rafa punya yang pada bayi lain belum dipunyai, begitu juga sebaliknya.>Rafa badannya ga gemuk? Di saat "bayi gemuk" menjadi acuan, badan Rafa sedang-sedang saja. Tapi Alhamdulillah setiap kontrol ke dokter anaknya, Dr. Bachtiar, beliau selalu bilang bahwa badan Rafa kencang dan sekel :)Beberapa bulan kemarin, Rafa sempet ga mau minum susu kalau malam hari. Hanya mau di pagi hari saja. Solusinya setiap dia makan biskuit siang, aku campur dengan susu. Kalau pun ada yang mempertanyakan kenapa malam hari Rafa ga mau minum susu, aku paling senyum aja. Toh makan Rafa yang lain selain susu (nasi tim, biskuit & buah) selalu lancar & habis. Aku pikir itu hanya proses dalam kehidupannya Rafa aja. Pada akhirnya, di usia 17 bulan ini, Rafa kembali minum susu kalau malam. Rafa senang sekali menonton Brainy Baby, Baby Einstein & First Impression. Dia sangat menyimak & menikmati setiap vcd & dvd tersebut diputar. Rafa banyak belajar dari situ. Mengenal bentuk, warna, hewan, benda-benda langit, alat-alat tranportasi, dan banyak lagi. Satu hal yang paling unik adalah ketertarikan Rafa terhadap air. Dia sangat sangat suka air. Entah itu main air di waktu mandi, melihat air hujan yang turun membasahi bumi, main becek-becekan bekas air hujan di halaman, main air dari selang air untuk menyiram tanaman, dan tentunya berenang (baik di kolam renang ataupun di laut!). Apakah ini karena Rafa adalah anak seorang pelaut? Who knows... Bahkan kata yang sangat lancar & sering sekali diucapkan Rafa adalah...AIR.Sebagai Ibu, aku sering kurang sabar menghadapi Rafa. Padahal Rafa bukan anak yang sulit. Dia jarang sekali rewel. Bahkan kalau sedang sakit pun kadang rewel kadang tidak. Kalau susunya diganti rasa atau mereknya, dia tetap meminumnya seperti susu itu tidak pernah berubah. Makannya gampang (aku sempet khawatir, karena waktu kecil aku lama sekali kalau makan). Dibawa jalan-jalan juga enjoy-enjoy saja. Kalaupun ada hal-hal yang agak sulit dari Rafa, itu masih dalam batas wajar. Jadi aku pikir, aku yang harus lebih sabar lagi sebagai seorang Ibu.Anyway, aku amat bersyukur diberi kepercayaan oleh Allah untuk mempunyai Rafa. Penantianku yang hampir 5 tahun untuk mempunyai Rafa "terbayar" dengan indah & manis. Seperti kalimat yang aku kutip dari film "Jerry Maguire"...He completes me...

No comments:

Post a Comment